Gianyar –
Tegallalang, Senin (20/7/2026) Dalam suasana berduka, penghormatan terakhir
kepada almarhum menjadi momentum yang memperlihatkan kuatnya nilai kebersamaan,
kepedulian, dan sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat dalam menjaga
kelancaran prosesi adat hingga tuntas. Momentum tersebut tampak dalam kegiatan
pengamanan upacara adat Ngaben yang dilaksanakan Babinsa Desa Keliki Koramil
1616-06/Tegallalang Sertu Dewa Made Sudiarta bersama Bhabinkamtibmas Desa
Keliki Aiptu I Wayan Merta di rumah duka hingga Setra Desa Adat Sebali, Desa
Keliki, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar.
Prosesi Ngaben
dilaksanakan untuk Alm. I Gusti Ngurah Made Buy, keluarga dari I Gusti Ngurah
Arimbawa, yang meninggal dunia karena sakit. Jenazah diusung menggunakan Bade
dan diiringi keluarga besar, tokoh adat, Pecalang, serta sekitar 200 warga Desa
Adat Sebali menuju Setra sebagai tempat perabuan terakhir. Sepanjang
perjalanan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengamanan dan
pengaturan arus lalu lintas guna memastikan prosesi berjalan aman serta tidak
mengganggu aktivitas masyarakat.
Sinergi antara
Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pecalang, dan seluruh unsur adat menjadi kunci
terciptanya situasi yang kondusif selama prosesi berlangsung. Selain memberikan
rasa aman kepada masyarakat yang mengikuti upacara, pengamanan tersebut juga
merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali agar tetap
terlaksana dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan.
Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Pemuput Karya Ida Bagus Gede Widnyana, Aji Mangku Dalem
Desa Adat Sebali I Gusti Ngurah Putra Adnyana, Perbekel Keliki I Ketut Wita,
S.Ag., Bendesa Adat Sebali I Ketut Mulia, Ketua Saba/Kerta Desa Adat Sebali I
Wayan Mawa, para Kelihan Dinas dan Adat, Pecalang Desa Adat Sebali, serta
sekitar 200 warga masyarakat yang bersama-sama mengiringi prosesi penghormatan
terakhir hingga selesai dengan aman, tertib, dan penuh rasa hormat.
(Pendim
1616/Gianyar)



.jpeg)








.jpeg)












