Rabu, 22 Juli 2026

Ratusan Pengayah Ikuti Ngerebeg, Babinsa Bersama Pecalang Pastikan Prosesi Berjalan Aman dan Lancar

 

 

Gianyar – Tegallalang, Rabu (22/7/2026) Di tengah semarak tradisi adat yang menjadi warisan budaya Bali, Babinsa tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian nilai-nilai budaya di wilayah binaannya. Hal tersebut ditunjukkan Babinsa Desa Tegallalang Koramil 1616-06/Tegallalang Sertu I Gusti Putu Arbajaya bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Dewa Made Sandat dan Pecalang Desa Adat Tegallalang dengan melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas pada pelaksanaan Tradisi Ngerebeg dalam rangkaian Upacara Piodalan di Pura Duur Bingin, Desa Adat Tegallalang.

 

Tradisi Ngerebeg yang digelar setiap enam bulan sekali ini merupakan rangkaian upacara yang dilaksanakan sehari sebelum puncak Piodalan di Pura Duur Bingin yang tahun ini jatuh pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan dipimpin oleh Bendesa Adat Tegallalang Dewa Rai Widiana, S.St bersama Ketua Pengemong I Komang Gede Artawan, S.H., serta diikuti sekitar 700 pengayah Sekaa Teruna dari seluruh Desa Adat Tegallalang.

 

Prosesi diawali dengan Upacara Bhuta Yadnya melalui persembahan pecaruan di Utama Mandala Pura Duur Bingin sebagai simbol penyucian dan pembersihan kawasan suci sebelum puncak Piodalan. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan Nunas Paica, kegiatan magibung (makan bersama), serta upacara melukat sebagai wujud penyucian diri.

 

Selanjutnya, ratusan pengayah berjalan kaki mengelilingi wilayah Desa Adat Tegallalang melalui jalur Jaba Pura Duur Bingin, Pura Prajapati, Pasar Tegallalang (Catus Pata), kawasan Ceking, Banjar Gagah, Banjar Pejengaji, Jalan Cinta, hingga kembali ke Pura Duur Bingin. Untuk menjamin keamanan dan kelancaran prosesi, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang melakukan pengamanan di sepanjang rute sekaligus mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tertib.

 

Di balik tugas pengamanan, tersimpan peran strategis Babinsa sebagai perekat kebersamaan di tengah masyarakat. Interaksi yang terjalin dalam setiap kegiatan adat menjadi sarana memperkuat silaturahmi, meningkatkan kemitraan dengan tokoh adat dan warga binaan, sekaligus menjaga kondusivitas wilayah. Melalui sinergi yang terus terbangun, Babinsa berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai warisan luhur yang menjadi identitas serta kebanggaan masyarakat Bali.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Patroli Humanis di Tengah Malam, Babinsa Guwang Bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang Perkuat Rasa Aman Warga

    Gianyar – Sukawati, Rabu (22/7/2026) Ketika sebagian besar masyarakat mulai beristirahat, sinergi tiga pilar keamanan justru semakin d...