Rabu, 24 Juni 2026

Sinergi Tanpa Batas, TNI-Polri dan Tim Gabungan Bergerak Cari Korban Terseret Arus di Pantai Masceti

 


Gianyar – Blahbatuh, Rabu (24/6/2026) Gerak cepat aparat gabungan dalam merespons laporan warga membuahkan hasil. Pjs Danramil 1616-04/Blahbatuh Kapten Cpl I Nyoman Prajana bersama Babinsa Medahan Serda I Nyoman Sukadana turut mendukung proses pencarian dan evakuasi seorang warga yang terseret arus laut di Perairan Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Korban diketahui bernama Ni Nyoman Murtiningsih (48 tahun), warga Banjar Palak, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, yang mengalami musibah saat berada di kawasan Pantai Masceti.

Kejadian bermula sekitar pukul 09.25 Wita, saat korban bersama suaminya, I Made Sudiasta (48 tahun), melaksanakan kegiatan terapi menanam kaki di kawasan pantai. Setelah kegiatan selesai, suami korban beranjak membeli air minum di warung sekitar lokasi yang berjarak kurang lebih 75 meter.

Tidak berselang lama, korban diketahui terseret arus dan gelombang laut ke arah tengah perairan. Mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung meminta bantuan warga sekitar, namun kondisi arus yang kuat membuat upaya pertolongan awal belum dapat dilakukan.

Mendapat laporan kejadian, aparat gabungan langsung bergerak melaksanakan pencarian. Sekitar pukul 11.00 Wita, personel Kodim 1616/Gianyar, Polres Gianyar, Polsek Blahbatuh, Satbrimobda Polda Bali, Basarnas Bali, BPBD Kabupaten Gianyar, dan Balawista tiba di lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar perairan.

Setelah dilakukan pencarian, sekitar pukul 15.10 Wita tim menerima informasi adanya seseorang yang terlihat terombang-ambing di perairan sebelah barat lokasi kejadian, tepatnya di Pantai Keramas. Tim gabungan kemudian bergerak menuju titik tersebut dan melaksanakan proses evakuasi.

Sekitar pukul 15.25 Wita, korban berhasil dievakuasi ke bibir pantai dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan keterangan suami korban, jenazah tersebut dipastikan merupakan korban yang sebelumnya terseret arus.

Selanjutnya sekitar pukul 15.30 Wita, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Gianyar menuju RS Sanjiwani Gianyar.

Sinergi dan gerak cepat aparat gabungan menjadi wujud kepedulian serta kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. Seluruh proses pencarian hingga evakuasi berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Masyarakat Perkuat Kolaborasi Desa, Babinsa Lodtunduh Ikut Mengawal Penyusunan RKPDes Demi Kemajuan

  Gianyar – Ubud, Rabu (24/6/2026)   Dalam rangka mendukung terciptanya pembangunan desa yang terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat...