Gianyar –
Tulikup, Rabu (17/6/2026), Kobaran api yang melanda sejumlah kios/warung
klontong sembako milik warga Br. Adat Satria di Komplek Pasar Tulikup, Desa
Tulikup, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar mendapat penanganan cepat dari
berbagai pihak. Babinsa Tulikup Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Wayan Suprapta
bergerak sigap membantu proses penanganan sebagai bentuk kepedulian dan
tanggung jawab TNI terhadap masyarakat di wilayah binaannya.
Peristiwa
kebakaran terjadi sekitar pukul 12.10 WITA. Saat kejadian, saksi I Gusti Ngurah
Mardianta (53) melihat adanya kepulan asap dari arah ruko milik Mamak Nesa.
Mengetahui hal tersebut, saksi segera menghubungi I Dewa Putu Raka (68) serta
melaporkan kejadian kepada pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar untuk
mendapatkan penanganan segera.
Sekitar pukul
12.25 WITA, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar tiba di lokasi dengan
mengerahkan 4 unit kendaraan damkar dan langsung melakukan upaya pemadaman
terhadap api yang telah melalap beberapa kios.
Berkat
kesigapan petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat dan unsur terkait, pada
pukul 13.25 WITA api berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Setelah itu, petugas
melaksanakan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api
maupun bara yang dapat menyebabkan kebakaran kembali.
Akibat kejadian
tersebut, sebanyak 7 kios mengalami kerusakan akibat terbakar dengan kerugian
materiil berupa bangunan serta isi dagangan kelontong dan sembako. Total
kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp300 juta. Sementara itu, dalam
kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.
Kios yang
terdampak merupakan milik 6 warga, yaitu Mamak Nesa, Bu Lebih, Desak Armasih,
Gusti Ayu Made Mardani, Sak Gek, dan Anak Agung Istri Agung Widya yang
berlokasi di wilayah Desa Tulikup.
Dari hasil
informasi sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Babinsa Tulikup Serka I Wayan Suprapta terus melaksanakan pemantauan dan
koordinasi dengan aparat terkait guna membantu proses penanganan serta
memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.
Kehadiran
Babinsa dalam situasi darurat menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu berada di
tengah masyarakat, hadir saat dibutuhkan, dan siap membantu mengatasi kesulitan
warga di wilayah binaannya.
(Pendim
1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar