Gianyar – Rabu (17/6/2026), Semangat
disiplin dan jiwa pengabdian prajurit kembali terpancar dalam pelaksanaan
Upacara Bendera 17-an Gabungan. Bertempat di Lapangan Mako Yonzipur 18/YKR, Jl.
Kesatrian No. 5 Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar, personel Kodim
1616/Gianyar bersama Yonzipur 18/YKR mengikuti upacara dengan penuh khidmat
sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat
soliditas TNI.
Pelaksanaan upacara tersebut menjadi
momentum penting bagi prajurit untuk meneguhkan komitmen, meningkatkan
profesionalisme, serta mengingatkan kembali tanggung jawab besar dalam
melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara
Kapten Czi Muhamad Alba Deska, Komandan Upacara Lettu Czi Azis Maulaya A.R.,
dan Perwira Upacara Kapten Czi Edi Widodo. Qapawa Acara dipercayakan kepada
Sertu Abi Adiansyah, pembaca doa Praka Hambali, sementara Perwira Keamanan
dilaksanakan oleh Unit Intel Kodim 1616/Gianyar.
Rangkaian kegiatan upacara
dilaksanakan dengan tertib, mulai dari pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Sertu
Fernandes Maloko, pengucapan Sapta Marga oleh Serda Isfandika Wardana,
pengucapan Sumpah Prajurit oleh Prada Akad Setiyaki Muslim, pengucapan 8 Wajib
TNI oleh Pratu M Ilham Maulana, pembacaan Panca Prasetya Korpri oleh PNS Ketut
Ariadi, hingga pengibaran Sang Merah Putih oleh Regu Provos Yonzipur 18/YKR.
Upacara tersebut diikuti oleh para
Perwira Kodim 1616/Gianyar dan Yonzipur 18/YKR, satu regu tanpa senjata
personel Kodim 1616/Gianyar, dua pleton bersenjata personel Yonzipur 18/YKR,
serta satu regu personel PNS TNI gabungan Kodim 1616/Gianyar dan Subdenzibang
dengan jumlah keseluruhan sebanyak 110 personel.
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan
Darat yang dibacakan oleh Inspektur Upacara disampaikan bahwa seluruh program
kerja dan anggaran TNI AD Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik sesuai target
dan sasaran yang telah ditetapkan. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari
komitmen, disiplin, dan profesionalisme seluruh personel dalam menjalankan
tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menghadapi perkembangan situasi
global, prajurit TNI AD juga diingatkan untuk terus meningkatkan kewaspadaan
terhadap berbagai tantangan, mulai dari dinamika geopolitik dunia, konflik
bersenjata, hingga gangguan pasokan energi global yang dapat berdampak terhadap
stabilitas nasional.
Selain itu, seluruh personel diminta
meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kemarau panjang dan
kekeringan ekstrem yang dapat memberikan pengaruh terhadap kehidupan
masyarakat.
TNI AD secara konsisten terus
melakukan berbagai langkah strategis dan terobosan melalui optimalisasi sumber
daya nasional, efisiensi penggunaan fasilitas dan sarana prasarana, serta
peningkatan inovasi prajurit dengan dukungan teknologi komunikasi dan
informasi.
Sebagai bagian dari komponen bangsa,
TNI juga terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program
unggulan dan kegiatan karya bakti guna membantu pemerintah serta mengatasi
kesulitan masyarakat di wilayah.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar