Gianyar – Blahbatuh, Selasa (10/3/2026) Suasana sakral
dan penuh khidmat menyelimuti Pantai Masceti, Desa Blahbatuh, Kecamatan
Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, saat ratusan krama Desa Adat Teges Kanginan
melaksanakan prosesi Upacara Melasti sebagai bagian dari rangkaian persiapan
menyambut Hari Raya Nyepi. Demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat
tersebut berjalan dengan aman dan tertib, Babinsa Peliatan Koramil 1616-02/Ubud
Pelda I Made Hubuh bersama Bhabinkamtibmas Desa Peliatan Aiptu I Ketut Pariarta
serta Pecalang Desa Adat Teges Kanginan melaksanakan pengamanan dan pengawalan
jalannya prosesi.
Prosesi diawali dengan iring-iringan krama desa yang
mengantar Ida Sesuhunan dari Pura Kahyangan Tiga menuju Pantai Masceti untuk
melaksanakan upacara Melasti. Sepanjang perjalanan menuju lokasi upacara,
Babinsa bersama aparat keamanan dan pecalang turut melakukan pengawalan guna
memastikan iring-iringan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Setibanya di pantai, pengamanan juga dilakukan di sekitar
area upacara guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Hindu yang
melaksanakan persembahyangan. Kehadiran Babinsa bersama unsur pengamanan
lainnya merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan adat dan
keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat di wilayah binaan.
Upacara Melasti sendiri memiliki makna yang sangat
penting dalam tradisi keagamaan umat Hindu di Bali. Melasti merupakan prosesi
penyucian diri dan alam semesta dengan cara menghanyutkan segala kotoran atau
unsur negatif ke laut sebagai sumber air kehidupan. Melalui upacara ini, umat
memohon penyucian lahir dan batin sebelum memasuki rangkaian Hari Raya Nyepi,
sehingga tercipta keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.
Dengan pengawalan dan pengamanan yang dilakukan oleh
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang, seluruh rangkaian prosesi Melasti
dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Setelah
pelaksanaan persembahyangan selesai, masyarakat kembali mengiring Ida Sesuhunan
menuju Pura Kahyangan Tiga dengan situasi yang tetap aman dan kondusif.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan adat dan keagamaan
tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus wujud
kedekatan TNI dengan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung
kelestarian adat dan budaya di wilayah binaan.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar