Gianyar –
Payangan, Senin (8/6/2026) Kepergian seorang tokoh agama dan adat tidak hanya
meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan bagi masyarakat
yang selama ini merasakan pengabdian, keteladanan, dan dedikasinya. Untuk
memastikan prosesi penghormatan terakhir berlangsung aman dan khidmat, Babinsa
Desa Kelusa Koramil 1616-07/Payangan Serda I Wayan Martika bersama
Bhabinkamtibmas Desa Kelusa Aiptu I Wayan Muriana melaksanakan pengamanan dan
pengawalan Upacara Pitra Yadnya (Pelebon) almarhum Jero Mangku I Nyoman Widya,
S.Pd., di Desa Adat Yeh Tengah, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan.
Almarhum
dikenal sebagai salah satu tokoh agama dan adat yang dihormati masyarakat Desa
Kelusa. Semasa hidupnya, beliau aktif mengabdikan diri dalam berbagai kegiatan
keagamaan dan adat, sehingga kepergiannya menjadi duka mendalam bagi keluarga,
kerabat, serta masyarakat yang mengenalnya.
Sebagai bentuk
penghormatan terakhir, keluarga bersama masyarakat adat melaksanakan rangkaian
Upacara Pitra Yadnya (Pelebon) sesuai tradisi dan tata upacara Hindu Bali.
Kegiatan diawali dengan pengangkutan sarana upacara berupa Padmasana dan Macan
menuju Setra Adat Kelusa yang dibantu oleh warga secara gotong royong,
dilanjutkan dengan prosesi pemelaspasan sebagai ritual penyucian sarana
upacara.
Sekitar pukul
12.30 Wita, jenazah almarhum diberangkatkan menuju Setra Adat Kelusa melalui
jalur utama desa dengan iringan gamelan dan warga yang turut mengantar
perjalanan terakhir beliau. Setibanya di setra, prosesi dilanjutkan dengan
upacara pelebon dan pembakaran jenazah yang dipuput oleh Buwalaka Griya
Tampaksiring.
Dalam kegiatan
tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengamanan, pengaturan
lalu lintas, serta mengawal jalannya iring-iringan upacara guna memastikan
seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Kehadiran aparat
kewilayahan juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat
yang mengikuti prosesi adat tersebut.
Berkat sinergi
yang baik antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, pecalang, prajuru adat, keluarga,
dan masyarakat, seluruh rangkaian Upacara Pitra Yadnya berlangsung aman,
lancar, dan penuh penghormatan. Momen tersebut menjadi bukti kuatnya semangat
kebersamaan masyarakat Desa Kelusa dalam memberikan penghormatan terakhir
kepada salah satu tokoh agama dan adat yang telah mengabdikan hidupnya untuk
umat dan lingkungan sekitarnya.
(Pendim
1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar