Gianyar – Temesi, Sabtu (6/6/2026) Komitmen memperkuat
sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat kembali
diwujudkan melalui program Desa Dampingan 2026 yang digelar oleh Himpunan
Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
Universitas Udayana di Balai Banjar Temesi, Desa Temesi, Kecamatan Gianyar.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Temesi Koramil
1616-01/Gianyar Serka I Dewa Putu Jana bersama Bhabinkamtibmas Desa Temesi
Aiptu Ngakan Gede Sukrayana, S.H. hadir mengikuti pembukaan program Desa
Dampingan yang mengusung tema “Dharma Sadhu Nuraga”, sebagai bentuk dukungan
terhadap kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh
kalangan akademisi.
Kegiatan dihadiri oleh Prebekel Desa Temesi I Ketut
Branayoga, S.E., Ketua LPM Desa Temesi I Wayan Widana, Ketua BPD Desa Temesi I
Ketut Purnajiwa, Bendesa Adat Temesi I Gusti Made Mastra, para Kelian Dinas
se-Desa Temesi, kepala sekolah dan guru SD Negeri 2 Temesi beserta para siswa,
Ketua Yayasan Santhi Kumara Ratih, Dekan FISIP Universitas Udayana Prof. Dr.
Drs. I Nengah Punia, M.Si., Dosen Sosiologi I Gusti Bagus Wirya Agung, S.Psi.,
M.B.A., serta sekitar 40 mahasiswa peserta Desa Dampingan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, doa
bersama, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne Udayana, dan Mars FISIP. Acara
kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Desa Dampingan 2026,
Ketua HIMASOS, Dekan FISIP Universitas Udayana, Kepala SD Negeri 2 Temesi,
serta sambutan Prebekel Desa Temesi yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Setelah pembukaan, kegiatan berlanjut dengan sesi foto
bersama, sosialisasi program, diskusi interaktif dan tanya jawab, penyerahan
sertifikat kepada narasumber, penyampaian kesan dan pesan, hingga penutupan
kegiatan.
Program Desa Dampingan yang melibatkan mahasiswa secara
langsung di tengah masyarakat tidak hanya menjadi sarana pengembangan ilmu
pengetahuan, tetapi juga diharapkan akan mampu memberikan kontribusi nyata
dalam mendukung pembangunan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia
di desa.
Dengan terjalinnya hubungan
semakin erat antara perguruan tinggi dan masyarakat, sehingga berbagai
program pemberdayaan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan
manfaat positif bagi kemajuan Desa Temesi.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar