Gianyar – Ubud,
Jumat (26/6/2026) Dalam menjaga keamanan serta kelancaran kegiatan adat
masyarakat, Babinsa Desa Mas Koramil 1616-02/Ubud Sertu Made Surita bersama
Pecalang Adat Pengosekan Desa Mas melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus
lalu lintas dalam rangkaian puncak upacara Pelebon/Pitra Yadnya Alm. Jero Istri
Karang, warga Banjar Adat Pengosekan Kaja, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten
Gianyar yang meninggal dunia pada usia 79 tahun karena sakit.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara melaspas sarana Pelebon/Pitra
Yadnya berupa Bade, Lembu serta perlengkapan upacara lainnya. Selain itu, di
rumah duka juga dilaksanakan prosesi adat nyiramin layon (memandikan jenazah),
Darpanan, serta mecaru galang kangin sebagai persiapan perjalanan layon menuju
setra.
Pada pukul
12.45 Wita, prosesi pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju Kuburan Desa
Adat Pengosekan dimulai. Rombongan melewati jalur Jalan Raya Nyuh Kuning hingga
Jalan Raya Pengosekan dengan jarak kurang lebih 1,5 kilometer, yang diiringi
oleh warga setempat. Setibanya di setra, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi
kremasi/pembakaran jenazah, kemudian dilaksanakan prosesi nganyut atau
pembuangan abu jenazah ke Pantai Lembeng, Sukawati.
Dalam kegiatan
tersebut, Babinsa hadir di tengah masyarakat bersama Pecalang Desa Adat
Pengosekan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan aman, tertib,
dan lancar. Pengamanan difokuskan pada pengaturan lalu lintas di simpang Jalan
Nyuh Kuning dan sepanjang jalur menuju kuburan desa adat dengan menerapkan SOP
CB 1 (sistem buka tutup arus lalu lintas) serta skala prioritas bagi pengguna
jalan.
Kehadiran
Babinsa dalam kegiatan adat masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam
mendukung kelancaran kegiatan sosial budaya, sekaligus mempererat hubungan
kemanunggalan TNI dengan masyarakat Desa Mas.
(Pendim
1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar