Gianyar – Lebih, Minggu (7/6/2026).
Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal terus ditunjukkan generasi
muda melalui berbagai kegiatan positif yang mampu mempererat hubungan sosial di
tengah masyarakat. Salah satunya terlihat dalam kegiatan kreativitas STT Satya
Dharma Banjar Beten Kelod, Desa Lebih, yang menggelar Turnamen Ceki sebagai
sarana penggalian dana sekaligus pelestarian seni dan budaya tradisional.
Bertempat di Balai Banjar Beten Kelod,
Desa Lebih, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, Babinsa Desa Lebih Koramil
1616-01/Gianyar Serka Wayan Suama bersama Bhabinkamtibmas Desa Lebih Aiptu Made
Sudiarta serta unsur Pecalang Desa Adat Lebih melaksanakan pendampingan dan pengamanan
kegiatan Turnamen Ceki yang diselenggarakan oleh Sekaa Teruna Teruni (STT)
Satya Dharma.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua
DPRD Kabupaten Gianyar, anggota DPRD Kabupaten Gianyar, Camat Gianyar, Perbekel
Desa Lebih, Kelian Adat Lebih Beten Kelod, Menggala Desa Adat Lebih, Ketua STT
beserta anggota STT Satya Dharma, serta para peserta turnamen yang datang dari
berbagai wilayah.
Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa
bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang melaksanakan monitoring serta pengamanan guna
memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan
lancar. Kehadiran mereka juga merupakan bentuk dukungan terhadap kreativitas
generasi muda dalam menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat bagi organisasi
kepemudaan dan masyarakat.
Turnamen Ceki tersebut mendapat
antusiasme tinggi dari masyarakat. Panitia berhasil mengedarkan sekitar 300
kupon peserta, dengan harga masing-masing kupon sebesar Rp100.000. Selain
menjadi ajang silaturahmi dan hiburan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi
salah satu upaya STT Satya Dharma dalam menggalang dana untuk mendukung
berbagai program kepemudaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan ke depan.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga
menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi peserta. Peserta yang berhasil
memperoleh Ngandang pertama berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar
Rp500.000, sebelum pertandingan berlanjut hingga babak penyisihan dan penentuan
pemenang.
Dengan kegiatan ini diharapkan
semangat gotong royong, solidaritas, dan pelestarian budaya lokal dapat terus
tumbuh di kalangan generasi muda, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata
bagi pembangunan dan kemajuan masyarakat di wilayah Desa Lebih.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar