Minggu, 31 Mei 2026

Jaga Harmoni Adat dan Keamanan Wilayah, Babinsa Samplangan Amankan Prosesi Ngeratep Pelawatan Ida Bhatara

 


 

Gianyar – Samplangan, Minggu (31/5/2026) Komitmen Babinsa dalam menjaga kelestarian adat, budaya, dan kehidupan spiritual masyarakat kembali ditunjukkan melalui kehadirannya dalam setiap kegiatan keagamaan di wilayah binaan. Tidak hanya memastikan keamanan, Babinsa juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dengan krama adat.

Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Samplangan Koramil 1616-01/Gianyar, Serka I Komang Yudiartana, yang melaksanakan pendampingan dan pengamanan rangkaian Upacara Ngeratep Pelawatan Ida Bhatara Pura Pucak Bukit Langkian dan Pura Dalem Desa Adat Bukit Batu yang berlangsung di Pura Dalem Desa Adat Bukit Batu, Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.

Prosesi sakral tersebut diikuti sekitar 150 krama Desa Adat Bukit Batu dan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bagian dari ritual penyucian dan pembersihan pelawatan Ida Bhatara setelah rampungnya proses perbaikan (ngodakin). Upacara Ngeratep dipuput oleh Ida Pedanda Griya Bakbakan sebagai bentuk penyucian sebelum pelawatan kembali digunakan dalam berbagai rangkaian upacara keagamaan.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Turut hadir Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Mayun, S.H., Ketua DPRD Kabupaten Gianyar I Ketut Sudarsana, Anggota DPRD Provinsi Bali Rai Warsa, Anggota DPRD Kabupaten Gianyar I Ketut Simon Sukarsa, Asisten I Setda Kabupaten Gianyar I Ketut Mudana, Plt. Camat Gianyar I Komang Andika Shadewa, Sesepuh Puri Agung Peliatan Cokorda Gde Putra Nindia, Lurah Samplangan I Ketut Linggih, S.K.M., Babinsa dan Bhabinkamtibmas Samplangan, serta para Bendesa Adat se-Kelurahan Samplangan.

Seluruh rangkaian Upacara Ngeratep berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana religius, mencerminkan kuatnya komitmen krama Desa Adat Bukit Batu dalam menjaga warisan leluhur serta nilai-nilai spiritual yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar