Gianyar – Ubud,
Jumat (15/5/2026) Gemerlap seni tradisi dan semangat pelestarian budaya Bali
berpadu dalam suasana penuh kebersamaan pada penutupan Langgo Wedana Festival
ke III Tahun 2026 di Wantilan Pura Taman Pule, Desa Mas, Kecamatan Ubud,
Kabupaten Gianyar. Festival budaya yang menghadirkan para seniman dan peserta
dari seluruh Bali tersebut menjadi bukti nyata bahwa warisan leluhur tetap
hidup dan dicintai generasi masa kini.
Dalam kegiatan
tersebut, Danramil 1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa bersama Forkopimcam
Kecamatan Ubud turut menghadiri acara penutupan festival yang diselenggarakan
oleh Komunitas Seni Manduka Asrama Desa Mas sebagai wadah pengembangan seni
tradisional sekaligus pelestarian budaya Bali.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, penampilan tari penyambutan,
menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, laporan ketua panitia, sambutan
Perbekel Desa Mas, sambutan Sekda Kabupaten Gianyar, ceremony pemotongan
tumpeng hingga ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh nuansa budaya.
Langgo Wedana
Festival ke III Tahun 2026 menjadi ajang pentas seni budaya dalam rangka
melestarikan kesenian Bali sesuai visi dan misi Dinas Kebudayaan Kabupaten
Gianyar. Berbagai perlombaan seni tari digelar dalam festival tersebut, di
antaranya Lomba Tari Topeng Melampahan, Tari Legong Condong dan Tari Baris
Tunggal yang diikuti peserta dari seluruh kabupaten di Bali. Selain itu,
kegiatan juga diisi dengan workshop seni topeng sebagai sarana edukasi dan
regenerasi seniman muda Bali.
Pada kesempatan
tersebut juga diberikan penghargaan berupa trofi dan piagam kepada para juara
terbaik pada masing-masing kategori perlombaan sebagai bentuk apresiasi atas
kreativitas dan dedikasi para peserta dalam melestarikan seni budaya Bali.
Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Gianyar Gusti Bagus Adi Widhya Utama,
Kadis Kebudayaan Kabupaten Gianyar Wayan Adi Parbawa, Kasatpol PP Kabupaten
Gianyar Putu Leong S, Kadishub Kabupaten Gianyar I Wayan Arthawan, Camat Ubud
Dewa Gde Pariyatna, S.STP, Kapolsek Ubud yang diwakili Kanit Binmas AKP I Wayan
Sukarta, para Perbekel dan Lurah se-Kecamatan Ubud, tokoh adat, tokoh
masyarakat serta peserta lomba dari seluruh Bali.
Kehadiran
Danramil bersama Forkopimcam Ubud dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk
dukungan nyata terhadap pelestarian seni, budaya dan tradisi Bali sebagai
warisan luhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus
bangsa.
(Pendim
1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar