Gianyar –
Blahbatuh, Rabu (13/5/2026) Ribuan umat berjalan kaki sejauh 15 kilometer
dengan penuh khidmat menuju Pantai Masceti dalam rangka mengikuti Upacara
Melasti sebagai bagian dari rangkaian Karya Pedudusan Agung di Pura Samuantiga.
Di balik khusyuknya prosesi sakral tersebut, aparat gabungan hadir memastikan
seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.
Bertempat di
Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Babinsa
Desa Medahan Koramil 1616-04/Blahbatuh Serda Nyoman Sukadana bersama
Bhabinkamtibmas Desa Medahan Aiptu I Made Sudiarta bersinergi dengan Pecalang
Desa Medahan melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di
sepanjang jalur prosesi hingga kawasan pantai.
Prosesi
pemelastian yang dipuput oleh tiga Pinandita yakni Ida Pedanda Griya Gede
Wanayu, Ida Pedanda Griya Kemenuh dan Ida Pedanda Griya Kekeran tersebut
diikuti sekitar 3.500 pemedek yang berjalan kaki dari Pura Samuantiga menuju
Pantai Masceti dengan penuh rasa bhakti dan kekhidmatan.
Tradisi Melasti
dengan berjalan kaki menempuh perjalanan cukup jauh ini merupakan warisan
leluhur yang tetap dijaga dan dilestarikan masyarakat hingga saat ini. Selain
sebagai bentuk penyucian diri dan alam semesta, prosesi tersebut juga menjadi
simbol ketulusan umat dalam menunjukkan rasa bhakti ke hadapan Ida Sesuhunan.
Untuk mendukung
kelancaran kegiatan, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh Babinsa dan
Bhabinkamtibmas Desa Medahan, personel Polsek Blahbatuh, Polairud Polres
Gianyar, Balawista Kabupaten Gianyar serta Pecalang Desa Adat Medahan. Aparat
gabungan disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan dan keramaian kendaraan,
khususnya di persimpangan lampu merah Bypass Ida Bagus Mantra menuju Pantai
Masceti.
Kehadiran
aparat keamanan bersama unsur adat di tengah kegiatan keagamaan tersebut
menjadi wujud nyata sinergitas dalam menjaga keamanan, ketertiban serta
kelancaran tradisi adat dan budaya Bali yang tetap lestari hingga kini.
(Pendim
1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar