Minggu, 05 April 2026

Ombak Pantai Purnama Memakan Korban, Babinsa dan Tim Gabungan Bergerak Cepat Lakukan Pencarian

 


Gianyar – Sukawati, Minggu (5/4/2026) Deburan ombak Pantai Purnama yang biasanya menjadi daya tarik wisata, mendadak berubah mencekam saat peristiwa warga terseret arus laut terjadi di pagi hari. Respons cepat aparat gabungan pun langsung dilakukan guna melakukan upaya penyelamatan dan pencarian korban.

Babinsa Koramil 1616-05/Sukawati Sertu I Wayan Suwandika bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Wayan Eka Parta, personel Polairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, serta BPBD Kabupaten Gianyar bergerak cepat ke lokasi untuk melaksanakan pencarian dan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Purnama, Kecamatan Sukawati.

Peristiwa bermula sekitar pukul 06.00 Wita saat korban pertama, Kadek Raditya (18), seorang mahasiswa asal Banjar Kebalian, datang ke pantai untuk mandi. Sebelum masuk ke air, korban sempat berpesan kepada saksi agar segera memberikan pertolongan jika terjadi sesuatu. Tak berselang lama, korban terseret ombak dan berteriak meminta bantuan.

Melihat kejadian tersebut, korban kedua, Agus Suarsa Darma (28), seorang wiraswasta asal Banjar Telabah, dengan sigap berusaha menolong. Saksi Yoga (28), yang saat itu sedang memancing sejak dini hari, turut membantu dengan melemparkan tali pancing ke arah korban. Namun, dalam situasi ombak yang cukup besar, hanya korban pertama yang berhasil meraih tali dan akhirnya dapat diselamatkan. Sementara itu, korban kedua yang awalnya bertindak sebagai penolong justru ikut terseret arus dan belum ditemukan.

Korban pertama berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan segera dilarikan ke RS Kasih Ibu Saba untuk mendapatkan penanganan medis menggunakan kendaraan warga.

Upaya pencarian korban kedua terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan, termasuk Balawista BPBD Gianyar dan personel Polairud dengan menggunakan perahu, didampingi Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Polsek Sukawati. Selanjutnya, Tim Basarnas Provinsi Bali turut bergabung dan melaksanakan apel koordinasi sebelum melakukan penyisiran lanjutan dari Pantai Rangkan, Desa Ketewel.

Namun hingga pukul 16.10 Wita, korban atas nama Agus Suarsa Darma belum berhasil ditemukan. Mengingat kondisi cuaca dan batas waktu operasional sesuai SOP, pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Senin, 6 April 2026 pukul 07.00 Wita.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan kesiapsiagaan TNI dalam membantu penanganan situasi darurat serta bersinergi dengan seluruh unsur terkait demi memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Soliditas Babinsa dan Pecalang Jaga Kelancaran Prosesi Adat Melasti di Desa Kedisan

    Gianyar – Tegallalang, Minggu (5/4/2026) Di tengah khidmatnya prosesi adat yang sarat makna spiritual, sinergi antara aparat kewilayah...