Gianyar – Ubud, Minggu (19/4/2026) Di
tengah khidmatnya prosesi adat, kehadiran Babinsa & Bhabinkamtibmas menjadi
garda terdepan dalam memastikan setiap tahapan upacara berjalan aman dan
tertib. Hal ini terlihat saat Babinsa Desa Peliatan Koramil 1616-02/Ubud, Pelda
I Made Hubuh, bersinergi dengan Pecalang Desa Adat Tebesaya melaksanakan
pengamanan sekaligus pengaturan arus lalu lintas dalam rangka Upacara Pitra
Yadnya/Ngaben almarhum dr. I Gusti Ngurah Putu Sana di Banjar Tebesaya, Desa
Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Rangkaian upacara di rumah duka
berlangsung secara sakral, diawali dengan prosesi Nyiramin/memandikan Jenazah,
Darpanan/Ngsakara, serta Melaspas sarana upakara berupa Bade dan Lembu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan upacara pencaruan Galang Kangin Pemargi
Sawe menuju setra, yang dipuput oleh Pedanda dari Griya Telaga Jumpung Banjar
Tebesaya.
Sekitar pukul 12.50 Wita, prosesi
pemberangkatan jenazah dilaksanakan dari rumah duka menuju Kuburan Dalem Puri
Peliatan dengan diusung oleh warga banjar setempat. Setibanya di setra, prosesi
dilanjutkan dengan kremasi/pembakaran jenazah, dan kemudian dilanjutkan dengan
prosesi nganyut atau pelarungan abu jenazah di Pantai Lebih.
Dalam seluruh rangkaian kegiatan
tersebut, Babinsa Peliatan bersama Pecalang Banjar Taruna hadir aktif melakukan
pengamanan serta pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur upacara, mulai dari
Jalan Raya Kusuma Banjar Tebesaya hingga Kuburan Dalem Puri Peliatan dengan
jarak kurang lebih 1 kilometer. Sistem buka-tutup arus lalu lintas serta
pengalihan jalur dengan skala prioritas diterapkan guna memastikan kelancaran
dan keamanan bagi masyarakat.
Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan
adat ini tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai wujud nyata
kepedulian dan pengabdian TNI dalam mendukung kelancaran tradisi serta
memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan upacara.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar