Gianyar – Beng, Jumat (24/4/2026) Langkah ratusan warga yang mengiringi prosesi Ngaben di Desa Adat
Beng menjadi gambaran kuatnya nilai gotong royong dan penghormatan terakhir
kepada leluhur. Di tengah iring-iringan yang memenuhi ruas jalan, kehadiran
Babinsa bersama unsur adat menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran dan
ketertiban jalannya upacara.
Babinsa Beng Koramil 1616-01/Gianyar, Serka I Made Sudanta,
bersama Pecalang Desa Adat Beng melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus
lalu lintas di Banjar Adat Lingkungan Kaje Kangin dan Triwangse. Dengan sigap,
mereka melakukan pengalihan arus kendaraan sementara guna memberikan prioritas
penuh kepada prosesi adat yang melintas menuju Setra Desa Adat Beng.
Iring-iringan warga yang mengarak jenazah menggunakan bade
serta lembu sebagai sarana upacara, diiringi alunan gamelan gong tradisional,
berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Dalam situasi tersebut, Babinsa
berperan aktif memastikan setiap tahapan berjalan aman, sekaligus membantu
mengatur mobilitas warga dan pengguna jalan.
Kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi
juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian adat dan budaya Bali.
Sinergi yang terjalin antara Babinsa dan Pecalang pun mencerminkan kuatnya
kolaborasi dalam menjaga stabilitas wilayah.
Melalui pengawalan yang maksimal, prosesi Pitra Yadnya
(Ngaben) dapat berjalan lancar tanpa hambatan, menciptakan suasana yang aman,
tertib, dan penuh makna bagi seluruh masyarakat yang terlibat.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar