Kamis, 12 Maret 2026

Satukan Persepsi Pengamanan Nyepi, Danramil Gianyar Duduk Bersama Forkopimcam dan Desa Adat

  

Gianyar – Kamis (12/3/2026), Guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif menjelang dua perayaan besar keagamaan yang waktunya bersamaan, unsur Forkopimcam Gianyar menggelar rapat koordinasi sebagai langkah awal menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi pengamanan.

Koramil 1616-01/Gianyar melalui Danramil Bambang Sutikno menghadiri rapat koordinasi dalam rangka persiapan penyambutan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri Tahun 2026 yang diperkirakan jatuh pada waktu yang bersamaan.

Kegiatan rapat dilaksanakan di Aula Kantor Desa Tegal Tugu, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Gianyar I Komang Andika Sadewa, Kapolsek Gianyar I Made Adi Suryawan, Ketua Majelis Desa Adat Ngakan Putu Sudibya, para Perbekel/Lurah serta Bendesa Adat se-Kecamatan Gianyar, Babinsa Desa Tegal Tugu I Made Sukajaya, serta Bhabinkamtibmas Desa Tegal Tugu Gusti Ngurah Agung Gede Raka.

Dalam arahannya, Plt. Camat Gianyar menekankan pentingnya kesepakatan di masing-masing desa terkait waktu, rute, dan teknis pelaksanaan pengarakan ogoh-ogoh agar tidak menimbulkan potensi permasalahan antarwilayah. Selain itu, desa adat bersama Pecalang diharapkan dapat melakukan pengawasan secara humanis kepada masyarakat, khususnya jika terdapat aktivitas yang berpotensi mengganggu pelaksanaan Nyepi.

Kapolsek Gianyar juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur masyarakat mengingat situasi global yang dinamis berpotensi memengaruhi stabilitas sosial. Oleh karena itu, perangkat desa dan desa adat diminta memaksimalkan peran dalam mengantisipasi potensi konflik, termasuk mengarahkan kegiatan Sekaa Teruna Teruni saat malam pengerupukan. Pengarakan ogoh-ogoh juga diimbau tidak melewati batas wilayah desa adat guna menghindari gesekan antar pemuda.

Sementara itu, Danramil Bambang Sutikno menegaskan pentingnya pemetaan titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, terutama yang dipicu oleh konsumsi minuman keras secara berlebihan. Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan takbiran tetap dapat dilakukan meskipun bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, namun harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan agar tidak mengganggu umat Hindu yang sedang menjalankan Catur Brata Penyepian.

Lebih lanjut, Danramil mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi sehingga sistem pengamanan wilayah dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian, perayaan Hari Raya Nyepi maupun Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh toleransi.

Rapat koordinasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab guna menampung berbagai masukan dari para peserta rapat. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, desa dinas, dan desa adat dalam mengantisipasi potensi kerawanan selama rangkaian kegiatan keagamaan seperti Melasti, pengerupukan, pengarakan ogoh-ogoh, Nyepi, hingga pelaksanaan takbiran.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pastikan Nyepi Aman dan Kondusif, Danramil Payangan Hadiri Rakor Pengamanan

  Gianyar – Payangan, Kamis (12/3/2026) Dalam rangka memastikan pelaksanaan Hari Raya Nyepi berjalan aman, tertib, dan khidmat, unsur Forum ...