Gianyar – Sukawati, Senin (16/3/2026)
Ribuan krama bergerak khidmat di Jalan Raya Celuk, memadati jalan utama menuju
Pantai Hyang Sangkur, dalam prosesi Melasti yang sarat makna menjelang Nyepi.
Suasana religius ini menjadi saksi kolaborasi aparat kewilayahan dan adat dalam
menjaga kelancaran ritual suci.
Di tengah padatnya arus masyarakat,
Babinsa Desa Celuk Koramil 1616-05/Sukawati Sertu I Komang Kamaryana bersama
Bhabinkamtibmas Aipda I Made Diarta bersinergi dengan Pecalang Desa Adat
Tangsub dan Pecalang Desa Adat Cemenggaon untuk melaksanakan pengamanan dan
pengaturan lalu lintas. Kehadiran aparat ini menjadi kunci kelancaran seluruh
rangkaian prosesi.
Kegiatan Melasti ini diikuti oleh
kurang lebih 1.500 krama/warga dari Desa Adat Tangsub dan Desa Adat Cemenggaon.
Seluruh prosesi upacara dipimpin oleh Jero Mangku Kahyangan masing-masing desa
adat, dengan akomodasi yang digunakan berupa 14 unit truk, 6 unit pick up, dan
kendaraan pribadi.
Babinsa dan jajaran pengamanan bekerja
aktif melakukan pengawalan dan penertiban arus lalu lintas, memastikan setiap
peserta dapat mengikuti prosesi dengan aman dan tertib. Upaya ini sekaligus
menjaga kenyamanan masyarakat dan kelancaran ritual suci.
Sinergi antara Babinsa,
Bhabinkamtibmas, dan Pecalang membuktikan peran penting aparat kewilayahan
dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat, sehingga seluruh
rangkaian upacara dapat berjalan aman, kondusif, dan penuh kekhidmatan.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar