Gianyar –
Lebih, Jumat (13/3/2026) Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Aula
Kantor Desa Lebih, Kecamatan/Kabupaten Gianyar saat berlangsung acara penutupan
dan pelepasan mahasiswa KKN-PPM Periode XXXII Tahun 2026. Dalam kegiatan
tersebut, Babinsa Desa Lebih Koramil 1616-01/Gianyar Serka I Wayan Suama
bersama Bhabinkamtibmas Desa Lebih Aiptu Made Sudiarta turut menghadiri
undangan sekaligus melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan masyarakat
berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan
penutupan KKN-PPM dari Universitas Udayana tersebut dipimpin langsung oleh
Perbekel Desa Lebih I Wayan Agus Muliana, S.AP., serta dihadiri oleh dosen
pembimbing lapangan, Ketua BPD, Ketua LPM, perangkat Desa Lebih, serta 15 orang
mahasiswa peserta KKN. Kehadiran Babinsa bersama Bhabinkamtibmas menjadi wujud
sinergi aparat kewilayahan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan
masyarakat yang dilaksanakan di desa binaan.
Acara diawali
dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan doa
bersama. Selanjutnya, Ketua KKN-PPM memaparkan berbagai kegiatan yang telah
dilaksanakan selama enam minggu di Desa Lebih dengan mengusung tema penguatan
peran masyarakat dalam pengelolaan sampah sebagai upaya mitigasi banjir.
Program tersebut meliputi edukasi lingkungan, kegiatan di sekolah-sekolah,
pendampingan posyandu terkait kesehatan masyarakat, hingga dukungan terhadap
kegiatan vaksinasi rabies di lapangan.
Dalam
sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan I Nyoman Karnata Mataram, S.T., M.T.,
menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah serta
masyarakat Desa Lebih yang telah menerima dan mendukung para mahasiswa selama
menjalankan program pengabdian di lapangan. Ia juga menyampaikan permohonan
maaf apabila selama kegiatan berlangsung terdapat hal-hal yang kurang berkenan
di hati masyarakat.
Sementara itu,
Perbekel Desa Lebih I Wayan Agus Muliana, S.AP., juga menyampaikan rasa terima
kasih kepada para mahasiswa yang telah berkontribusi melalui berbagai kegiatan
positif selama enam minggu di desa tersebut. Ia menilai program KKN-PPM mampu
memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran
pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan. Dengan berakhirnya masa pengabdian
tersebut, secara resmi kegiatan KKN-PPM dinyatakan ditutup dan para mahasiswa
dilepas kembali ke kampus untuk melanjutkan proses pendidikan.
Melalui
kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut, diharapkan hubungan sinergis antara
aparat kewilayahan, pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat
terus terjalin guna mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat secara berkelanjutan.
(Pendim
1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar