Gianyar – Ubud, Kamis (12/3/2026) Kreativitas generasi muda
tampak mewarnai pelaksanaan parade ogoh-ogoh di Desa Singakerta, kegiatan yang
menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi tersebut berlangsung
meriah sekaligus tertib berkat sinergi berbagai unsur pengamanan di
lapangan.Babinsa Desa Singakerta Koramil 1616-02/Ubud Kadek Endra bersama
Bhabinkamtibmas Desa Singakerta I Made Widastra, didukung Satlinmas serta
Pecalang se-Desa Adat Singakerta, melaksanakan pengamanan sekaligus pengaturan
arus lalu lintas pada hari kedua kegiatan Parade Ogoh-ogoh se-Desa Singakerta
ke-3 tahun 2026.
Parade ogoh-ogoh yang diikuti oleh 14 banjar tersebut
digelar selama dua hari, mulai 11 hingga 12 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi
wadah bagi para pemuda yang tergabung dalam Sekaa Teruna Teruni untuk
menampilkan kreativitas seni budaya sekaligus memperkuat rasa persatuan dan
kesatuan masyarakat desa.
Pada hari kedua, sejumlah Sekaa Teruna Teruni yang tampil di
antaranya ST Eka Satya Bhuana Banjar Semana, ST Taman Sari Banjar Tunon, ST
Satya Dharma Banjar Batuh, ST Tunas Mekar Banjar Dauh Labak, ST Dharma Santika
Banjar Tebongkang, ST Satya Dharma Banjar Katik Lantang, ST Truna Jaya Banjar
Buduk, serta ST Dharma Bakti Banjar Dangin Labak.
Kegiatan parade yang dipusatkan di area Pasar Desa Adat
Singakerta, Banjar Dangin Labak, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud ini
berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 23.25 Wita dengan suasana meriah dan penuh
antusiasme masyarakat.
Babinsa Singakerta Kadek Endra mengatakan bahwa keterlibatan
TNI bersama Polri, Satlinmas, serta Pecalang merupakan bentuk kehadiran aparat
di tengah masyarakat guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Pengamanan ini merupakan wujud sinergi antara aparat
keamanan dan masyarakat dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus menjaga
situasi wilayah tetap kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Parade ogoh-ogoh yang berada di bawah penanggung jawab
Perbekel Desa Singakerta I Ketut Murja tersebut tidak hanya menjadi ajang
kreativitas seni budaya, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat dalam
menyambut datangnya Hari Raya Nyepi.
Berkat kerja sama seluruh pihak, kegiatan parade ogoh-ogoh
se-Desa Singakerta tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan
kondusif hingga selesai.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar