Gianyar – Tampaksiring, Jumat
(13/3/2026) Dalam upaya memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan keagamaan,
Danramil 1616-03/Tampaksiring Kapten Czi I Nyoman Wirahadi D memimpin langsung
pendampingan Tirta Yatra rombongan Bintaljarahdam IX/Udayana. Bersama Babinsa
Pejeng, Babinsa Tampaksiring, dan Babinsa Manukaya, Danramil menegaskan bahwa
TNI hadir tidak hanya sebagai pengawal, tetapi juga sebagai mitra masyarakat
dalam melestarikan tradisi dan budaya.
Rombongan Bintaljarahdam IX/Udayana
dipimpin Kabintaljarahdam Kolonel Inf Nyoman Sumitra beserta ±30 anggota
memulai kegiatan di Pura Pusering Jagat Desa Pejeng, disambut Danramil dan
Babinsa setempat. Persembahyangan bersama yang dipimpin Jero Mangku Dewa Ngakan
Putu Bagiana berjalan tertib, aman, dan khidmat, berkat pengawalan serta
koordinasi yang matang antara aparat TNI, masyarakat, dan pecalang.
Selanjutnya, rombongan melaksanakan
persembahyangan di Pura Gunung Kawi dipimpin Jero Mangku Ketut Wirawan, dan di
Pura Tirta Empul. Danramil dan Babinsa memastikan semua rangkaian kegiatan
berlangsung lancar, sekaligus memberikan himbauan kepada warga agar tetap
menjaga ketertiban dan kekhidmatan setiap prosesi.
Setelah itu, Tirta Yatra dilanjutkan
menuju Istana Kepresidenan Tampaksiring, menyusuri Astina 1, Wantilan, Gedung
Parikesit, Wisma Negara, Jembatan Persahabatan, hingga Patung Dewi Saraswati.
Kehadiran Danramil dan Babinsa menegaskan sinergi TNI dengan masyarakat,
sekaligus memastikan setiap momen berjalan aman dan disiplin.
Kegiatan usai selanjutnya rombongan
menuju Denpasar. Kegiatan ini membuktikan bahwa peran Danramil dan Babinsa
tidak sebatas pengamanan, tetapi juga sebagai pendamping spiritual, pengawal
tradisi, dan teladan dalam menjaga kebersamaan, disiplin, dan kelestarian
budaya di Kabupaten Gianyar.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar