Gianyar –
Sukawati, Kamis (12/3/2026), Upaya membentuk karakter generasi muda yang
berakhlak dan saling menghargai terus digencarkan melalui berbagai kegiatan
edukasi di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui kampanye Stop Bullying
yang melibatkan aparat kewilayahan agar para siswa memahami pentingnya
menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Di Wantilan
Asri Budaya Payogan Agung, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar,
Babinsa Desa Ketewel Koramil 1616-05/Sukawati I Wayan Suparta bersama
Bhabinkamtibmas Desa Ketewel I Kadek Sipin Wijaya melaksanakan kegiatan
sosialisasi dan kampanye Stop Bullying di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini
bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya serta
dampak negatif dari perilaku bullying.
Dalam
penyampaiannya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjelaskan bahwa bullying
merupakan tindakan negatif yang dapat menyakiti orang lain, baik secara verbal,
fisik maupun mental, sehingga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, ketakutan,
bahkan trauma bagi korbannya.
Lebih lanjut
dijelaskan bahwa dampak bullying tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga
dapat berdampak buruk bagi pelaku. Perilaku tersebut dapat menimbulkan stres,
dendam, hingga gangguan mental yang dapat memengaruhi masa depan generasi muda.
Oleh karena itu, penting bagi para siswa untuk memahami bahwa saling
menghargai, menghormati, dan menjaga perasaan sesama merupakan bagian dari
sikap yang harus ditanamkan sejak dini.
Melalui
kegiatan kampanye tersebut, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai cara
mencegah dan mengatasi bullying di lingkungan sekolah, di antaranya dengan
membangun sikap saling menghargai, berani melaporkan tindakan bullying kepada
guru, serta menciptakan suasana pertemanan yang positif.
Kehadiran
Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud
kepedulian aparat kewilayahan dalam menjaga lingkungan pendidikan agar tetap
kondusif, aman, serta bebas dari tindakan perundungan.
Dengan adanya
kampanye Stop Bullying ini diharapkan para siswa dapat lebih memahami
pentingnya menjaga sikap dan perilaku, sehingga tercipta lingkungan sekolah
yang harmonis, aman, dan penuh rasa saling menghormati.
(Pendim
1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar