Gianyar – Tegallalang, Jumat
(13/3/2026) Di tengah semangat membangun desa yang bersih dan transparan,
Babinsa Desa Taro Ramil 1616-06/Tegallalang, Serda I Putu Widya Mahasena,
bersama Bhabinkamtibmas Desa Taro Bripka I Made Wartu, hadir langsung dalam
kegiatan Sosialisasi Desa Anti Korupsi di Aula Kantor Perbekel Desa Taro.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga Desa Taro untuk menegaskan
komitmen bersama menjaga integritas, mengawasi keuangan desa, dan mencegah
praktik korupsi sejak dini. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas menegaskan
sinergi TNI-Polri dengan masyarakat dalam membangun desa yang aman, tertib, dan
beretika.
Acara dibuka secara resmi oleh
Sekretaris Desa Taro I Made Rupa, diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya,
pembacaan doa, serta sambutan pembuka. Materi inti disampaikan oleh Ni Wayan
Ayu Kasmini, S.H., M.Si., narasumber dari Inspektorat Kabupaten Gianyar, yang
memaparkan strategi pencegahan korupsi, pentingnya tata kelola keuangan desa
yang transparan, serta peran aktif warga dalam mengawasi dan melaporkan potensi
penyimpangan. Sesi tanya-jawab berlangsung interaktif, memberikan ruang bagi
peserta untuk memahami implementasi Desa Anti Korupsi di lapangan.
Hadir pula para tokoh dan perangkat
desa, antara lain Ketua BPD I Wayan Ardika, Ketua LPM I Wayan Agus Sumantra,
Direktur BUMDes I Wayan Kerta, Bendesa, Ketua PKK, serta seluruh staf desa.
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya untuk mengawal jalannya
kegiatan, tetapi juga memberikan teladan nilai integritas, disiplin, dan
kepatuhan hukum kepada seluruh warga.
Sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan
budaya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam
pengelolaan desa. Warga diharapkan mampu mencegah praktik korupsi, menjaga
ketertiban administrasi, dan mendukung tata kelola desa yang profesional. Kegiatan
ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda dan perangkat desa
dalam menanamkan kesadaran hukum dan etika publik sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Babinsa Desa
Taro menegaskan peran TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi
masyarakat menanamkan nilai moral, kepatuhan hukum, dan partisipasi aktif.
Kolaborasi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi
fondasi kuat bagi Desa Taro untuk tetap bersih, transparan, dan berdaya saing,
sekaligus menjaga keharmonisan sosial dan budaya.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar