Gianyar — Serongga, Rabu (4/2/2026)
Saluran irigasi yang tersumbat bukan sekadar persoalan teknis, tetapi
menyangkut langsung keberlangsungan aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, Babinsa Desa Serongga Koramil 1616-01/Gianyar Kopka I
Komang Sudarnita bersama Perbekel Desa Serongga melaksanakan atensi terhadap
kunjungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bali ke Desa
Serongga.
Kegiatan peninjauan lapangan ini
dilaksanakan di Banjar Serongga Kelod, Desa Serongga, Kecamatan dan Kabupaten
Gianyar. Rangkaian kegiatan difokuskan pada pengecekan langsung kondisi saluran
irigasi yang mengalami penyumbatan. Selama ini, aparat kewilayahan bersama
pihak kecamatan telah berupaya melakukan pembersihan secara swadaya, namun
hasilnya belum maksimal karena keterbatasan sarana dan peralatan pendukung.
Berangkat dari laporan Perbekel Desa
Serongga I Nyoman Gde Triyasa, S.H., kepada PUPR Provinsi Bali, pihak provinsi
turun langsung ke lokasi guna melihat kondisi riil di lapangan sekaligus
merumuskan solusi yang tepat. Dari hasil peninjauan tersebut, direncanakan akan
dibuatkan saluran irigasi baru, mengingat terowongan lama berada di bawah
kawasan perumahan sehingga menyulitkan proses perbaikan. Pihak terkait juga
menyampaikan bahwa penanganan dan perbaikan akan diupayakan dipercepat demi
kepentingan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir
Kepala Desa Serongga I Nyoman Gde Triyasa, S.H., Babinsa Desa Serongga, Kelian
Dinas Serongga Kelod, perwakilan PUPR Provinsi Bali, PUPR Kecamatan Gianyar,
anggota BPD Desa Serongga, serta staf Desa Serongga. Sinergi lintas sektor ini
menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menyelesaikan permasalahan
infrastruktur desa secara cepat dan tepat sasaran.
Melalui pendampingan dan atensi
Babinsa, diharapkan upaya perbaikan saluran irigasi di Desa Serongga dapat
segera terealisasi, sehingga mampu mendukung kelancaran aktivitas pertanian dan
meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar