Gianyar – Payangan, Minggu (1/2/2026) Akses utama
penghubung Desa Kelusa sempat lumpuh seketika akibat sebuah truk bermuatan
material bangunan terguling di tanjakan Jalan Raya Kelusa–Br. Sema. Kesigapan
aparat kewilayahan pun langsung terlihat di lokasi untuk mencegah kemacetan
berkepanjangan sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Babinsa Desa Kelusa
Koramil 1616-07/Payangan Serda I Wayan Martika bersama Bhabinkamtibmas Desa
Kelusa Aiptu I Wayan Muriana serta anggota Polsek Payangan segera mendatangi
tempat kejadian perkara guna melaksanakan pengamanan, pengaturan arus lalu
lintas, serta proses evakuasi truk yang terguling di tanjakan Jl. Raya
Kelusa–Br. Sema, wilayah Desa Adat Kelusa, Kecamatan Payangan, Kabupaten
Gianyar.
Berdasarkan keterangan sopir, kecelakaan terjadi pada
Minggu, 1 Februari 2026, sekitar pukul 11.30 Wita. Saat itu, truk yang
bermuatan batu dan pasir melaju dari arah barat menuju proyek pembangunan villa
di Keliki Kawan. Setibanya di tanjakan Desa Kelusa, dari arah selatan datang
sebuah kendaraan roda empat menuju utara, sehingga truk tidak mampu menanjak
dan menahan beban muatan, yang mengakibatkan kendaraan tersebut kehilangan
keseimbangan dan terguling.
Akibat peristiwa tersebut, badan truk melintang di tengah
jalan sehingga akses kendaraan dari arah barat dan selatan tidak dapat dilalui,
menyebabkan arus lalu lintas sempat terhenti. Identitas sopir diketahui bernama
Marten Malo Ngedango, lahir di Dobana, 19 Agustus 1983, beralamat di Dobana,
Desa Kalembu Ndara Mane, Kecamatan Wewewa Timur, Provinsi Sumba Barat Daya,
dengan alamat tinggal sementara di Abianbase, Banjar Gede, Kecamatan Mengwi,
Kabupaten Badung.
Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan alat berat
(excavator). Truk berhasil dikembalikan ke posisi semula, sementara muatan
pasir dan batu dipindahkan ke pinggir jalan. Setelah proses evakuasi selesai,
arus lalu lintas kembali normal dan aman.
Dalam kejadian tersebut, sopir dinyatakan selamat dan
tidak mengalami luka. Kehadiran Babinsa bersama unsur kepolisian di lapangan
menjadi wujud nyata sinergi TNI–Polri dalam memberikan rasa aman serta respon
cepat terhadap kejadian darurat di wilayah binaan.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar