Minggu, 18 Januari 2026

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Desa Bukian Kawal Upacara Adat di Pura Dalem Tiyingan

 

Gianyar – Payangan, Minggu (18/1/2026)

Babinsa Desa Bukian Koramil 1616-07/Payangan, Serda I Kadek Sudiksa, menunjukkan peran aktifnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Upacara Pecaruan Rsigana dan Gurupiduka yang digelar di Pura Dalem Desa Adat Tiyingan, Desa Bukian, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.

 

Pengamanan kegiatan adat dan keagamaan tersebut dilaksanakan secara terpadu oleh Danramil 1616-07/Payangan Kapten Inf. I Wayan Sudarmika bersama Babinsa Desa Bukian, bersinergi dengan Bhabinkamtibmas AIPTU I Made Wijana serta unsur Pecalang Desa Adat Tiyingan. Kehadiran Babinsa sejak awal hingga berakhirnya kegiatan menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti upacara.

 

Upacara Pecaruan Rsigana dan Gurupiduka ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Gianyar I Wayan Suartana, S.H. dan Ayuk Indrawati, S.Sos., Camat Payangan I Wayan Widiana, S.STP., Danramil Payangan Kapten Inf. I Wayan Sudarmika, Kapolsek Payangan yang diwakili Waka Polsek IPTU I Ketut Perasta, Ketua MDA Kecamatan Payangan I Ketut Rata, M.B.A., Perbekel Desa Bukian I Made Junarta, N.LP., serta I Kadek Andre Mahendra beserta keluarga.

 

Dalam pelaksanaan pengamanan, Babinsa Desa Bukian Serda I Kadek Sudiksa aktif melakukan pengaturan dan pemantauan situasi di sekitar area pura, berkoordinasi dengan pecalang dan aparat terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sekaligus memastikan rangkaian upacara berlangsung tertib dan khidmat. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai aparat keamanan, namun juga sebagai wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat dalam mendukung pelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal Bali.

 

Menurut keterangan Bendesa Adat Tiyingan, Ngakan Made Parta, pelaksanaan Pecaruan Rsigana ini dilatarbelakangi oleh peristiwa pencurian uang sesari yang terjadi pada Senin, 29 Desember 2025 di area Pura Dalem Tiyingan, dengan jumlah sesari sekitar Rp150.000,-. Sebagai bentuk penyucian niskala dan pemulihan keharmonisan, desa adat sepakat melaksanakan upacara Rsigana dan Gurupiduka.

 

Diketahui, kasus pencurian tersebut dilakukan oleh I Kadek Andre Mahendra Putra (20 tahun), yang berdomisili sementara di Banjar Melinggih, Kecamatan Payangan, dan telah diselesaikan secara kekeluargaan sesuai dengan adat setempat. Prosesi upacara Rsigana dipuput oleh Ida Pedanda dari Griya Tampaksiring, berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan makna spiritual.

 

Melalui keterlibatan aktif Babinsa dalam pengamanan kegiatan adat ini, TNI AD khususnya Kodim 1616/Gianyar kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta mendukung kelancaran setiap kegiatan keagamaan dan adat sebagai bagian dari penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wujud Kepedulian TNI AD, Dandim 1616/Gianyar Tinjau Akses Penghubung Antarwilayah di Desa Saba

  Gianyar – Blahbatuh, Minggu (18/1/2026)   Komandan Kodim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., melaksanakan kunjungan kerja ...