Gianyar – Senin (19/1/2026)
Dalam semangat kebangsaan yang
terus terjaga dan sebagai sarana pembinaan jiwa nasionalisme serta patriotisme
prajurit, Kodim 1616/Gianyar bersama Yonzipur 18/YKR dan satuan jajaran lainnya
menggelar Upacara Bendera 17-an di Lapangan Yonzipur 18/YKR, Jalan Kesatrian
Nomor 5, Gianyar, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.
Upacara Bendera 17-an ini
merupakan momentum penting untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah
berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus
sebagai wahana konsolidasi dan pembinaan disiplin prajurit serta PNS TNI.
Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan tersebut yakni Danramil
1616-02/Ubud Mayor Inf I Gede Astawa.
Peserta upacara terdiri dari
para Perwira Kodim 1616/Gianyar, Yonzipur 18/YKR, Yonif Mekanis 741/Garuda
Nusantara, Minvetcad, serta Subdenzibang. Dengan kekuatan kurang lebih 200
personel, upacara diikuti oleh satu SST gabungan tanpa senjata, tiga SST
bersenjata, serta satu SST PNS TNI gabungan dari Kodim 1616/Gianyar, Minvetcad,
dan Subdenzibang.
Dalam amanat Panglima TNI yang
dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026
kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI di manapun bertugas. Momentum pergantian
tahun diharapkan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas ibadah
serta pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing dengan penuh
semangat, ketulusan, dan keikhlasan.
Lebih lanjut Panglima TNI
menekankan bahwa di penghujung tahun 2025, TNI kembali dihadapkan pada berbagai
tantangan, mulai dari bencana alam di berbagai wilayah Indonesia hingga
dinamika geopolitik global. Oleh karena itu, seluruh prajurit dan PNS TNI
dituntut untuk selalu bersikap PRIMA, yaitu Profesional, Responsif, Integratif,
Modern, dan Adaptif.
Panglima TNI juga menyampaikan
apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan
PNS TNI atas dedikasi serta profesionalisme yang telah ditunjukkan dalam
menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Keberhasilan menghadapi
tantangan ke depan sangat bergantung pada kesiapan fisik, mental, dan moralitas
seluruh personel.
Dalam amanat tersebut
ditekankan pula pentingnya peningkatan profesionalisme, menjaga kesiapsiagaan
menghadapi berbagai bentuk ancaman, memperkuat soliditas dan kebersamaan di
internal TNI maupun dengan masyarakat, serta memelihara sinergitas dan kerja
sama antar lembaga pertahanan negara, baik TNI, Polri, maupun instansi terkait
lainnya. Selain itu, seluruh prajurit diminta untuk peduli terhadap
perkembangan lingkungan strategis dan dinamika geopolitik internasional.
Upacara Bendera 17-an
berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar, mencerminkan soliditas serta
komitmen seluruh prajurit dan PNS TNI jajaran Kodim 1616/Gianyar dalam menjaga
kehormatan satuan serta kesiapan pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar