Gianyar
– Tegallalang, Rabu (28/1/2026) Bencana tanah longsor yang terjadi secara
tiba-tiba di kawasan wisata Ceking mengejutkan warga dan pengguna jalan.
Menyikapi kejadian tersebut, Danramil 1616-06/Tegallalang Kapten Inf Cok Agung
Semadi menunjukkan respon cepat dengan turun langsung ke lokasi kejadian guna
membantu penanganan bencana alam tanah longsor yang terjadi di depan Tis Cafe,
Jalan Raya Ceking, Banjar Tegallalang, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang,
Kabupaten Gianyar, didampingi Babinsa Tegallalang Sertu I Gusti Arbajaya.
Tanah
longsor tersebut disebabkan oleh kondisi tanah yang labil akibat curah hujan
tinggi, mengakibatkan runtuhan tanah dengan volume sekitar tinggi 14 meter dan
lebar 10 meter, serta pohon cempaka tumbang setinggi kurang lebih 20 meter
dengan diameter 60 cm.
Material
longsoran dan pohon tumbang menimpa satu unit mobil Hiace dan lima unit sepeda
motor yang terparkir di lokasi, sekaligus menutup akses Jalan Raya Ceking.
Berdasarkan
keterangan saksi, kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 WITA, saat mobil
Hiace yang dikemudikan Joko Santoso tengah menjemput tamu usai makan di Tis
Cafe. Saat berada di dalam kendaraan bersama tiga orang tamu, saksi mendengar
suara runtuhan pohon dan tanah yang langsung menimpa mobil. Berkat kesigapan,
pengemudi dan para tamu segera keluar dari kendaraan dan selamat dari kejadian
tersebut.
Mendapat
laporan kejadian, Danramil 1616-06/Tegallalang dengan sigap mengoordinasikan
langkah penanganan di lapangan. Sekitar pukul 18.00 WITA, personel gabungan
dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Gianyar, serta TRC Kecamatan Tegallalang tiba
di lokasi untuk melaksanakan evakuasi kendaraan yang tertimbun, pengamanan
area, serta pengalihan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan risiko
kecelakaan lanjutan.
Upaya
penanganan terus diperkuat dengan hadirnya Dinas PUPR Provinsi Bali pada pukul
19.55 WITA yang menurunkan 15 personel beserta alat berat berupa satu unit
loader dan dua unit truk dump. Di bawah pemantauan langsung Danramil Tegallalang,
proses pembersihan material tanah dan pohon cempaka tumbang dilaksanakan secara
bertahap dengan mengutamakan keselamatan personel.
Berkat
kerja keras dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, proses penanggulangan
bencana tanah longsor dan pohon tumbang dapat diselesaikan sekitar pukul 22.18
WITA. Akses Jalan Raya Ceking kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun
roda empat, sementara pembersihan lanjutan direncanakan akan dilanjutkan
keesokan harinya.
Akibat
kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, sementara kerugian materiil
berupa kerusakan satu unit mobil Hiace dan lima unit sepeda motor masih dalam
tahap pendataan. Selama proses penanganan berlangsung, situasi terpantau aman,
tertib, dan kondusif.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar