Gianyar
– Sukawati, Sabtu (31/1/2026) Sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan
sektor pertanian dan peningkatan kapasitas masyarakat desa, Babinsa Desa
Batubulan Koramil 1616-05/Sukawati Koptu I Kadek Sudarmayasa bersama
Bhabinkamtibmas Desa Batubulan Aiptu I Wayan Semadiyasa menghadiri undangan
Workshop Pertanian Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah
Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di Puspa Aman, Desa
Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Workshop
ini merupakan bagian dari pelaksanaan program KKN UNS Surakarta sebagaimana
tertuang dalam surat nomor K.045/Pan.KKN/UNMAS/III/2025 tentang pelaksanaan
kegiatan KKN di Desa Batubulan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan
wawasan kepada masyarakat terkait konsep pertanian berlanjut berkelanjutan
tanpa batas, yakni sistem pertanian yang tidak hanya berorientasi pada hasil
panen saat ini, tetapi juga menjamin keberlanjutan sumber daya alam,
kesejahteraan petani, serta ketahanan pangan bagi generasi mendatang.
Dalam
paparannya, mahasiswa KKN UNS menjelaskan bahwa pertanian berkelanjutan
mengedepankan beberapa konsep dasar, antara lain pelestarian lingkungan,
efisiensi pemanfaatan sumber daya alam, serta keseimbangan antara aspek
ekonomi, sosial, dan ekologi. Dengan prinsip tersebut, pertanian diharapkan
tidak berhenti pada satu musim tanam saja, namun dapat terus berlanjut tanpa
merusak alam.
Adapun
prinsip utama pertanian berkelanjutan meliputi penerapan sistem ramah
lingkungan dengan mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan dan menjaga
kesuburan tanah, pemanfaatan sumber daya lokal seperti bibit lokal, pupuk
organik, dan kearifan lokal, efisiensi penggunaan air dan lahan melalui sistem
irigasi hemat air, serta keberlanjutan sosial dengan memberdayakan petani dan
masyarakat sekitar.
Lebih
lanjut disampaikan pula penerapan pertanian berkelanjutan di tingkat desa, di
antaranya melalui rotasi tanaman pangan dan hortikultura, pemanfaatan limbah
organik menjadi kompos, pengembangan kebun desa dan taman edukasi, serta
edukasi pertanian kepada generasi muda melalui kegiatan KKN dan sekolah.
Manfaat
dari penerapan pertanian berkelanjutan antara lain menjaga kesuburan tanah dan
kualitas lingkungan, meningkatkan hasil pertanian jangka panjang, mengurangi
biaya produksi petani, mendukung ketahanan pangan desa, serta mewujudkan desa
yang hijau, bersih, dan mandiri.
Kegiatan
workshop ini turut dihadiri oleh Perbekel Desa Batubulan Dewa Gede Sumertha,
S.H., M.H. beserta perangkat desa, Ketua LPM Desa Batubulan Wayan Metra, para
Pekaseh se-Desa Batubulan, sekitar 40 orang mahasiswa KKN Universitas Sebelas
Maret Surakarta, serta unsur terkait lainnya.
(Pendim 1616/Gianyar)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar