Sabtu, 31 Januari 2026

Sinergi Babinsa dan Mahasiswa KKN UNS, Dorong Pertanian Ramah Lingkungan di Batubulan

  

Gianyar – Sukawati, Sabtu (31/1/2026) Sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian dan peningkatan kapasitas masyarakat desa, Babinsa Desa Batubulan Koramil 1616-05/Sukawati Koptu I Kadek Sudarmayasa bersama Bhabinkamtibmas Desa Batubulan Aiptu I Wayan Semadiyasa menghadiri undangan Workshop Pertanian Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta di Puspa Aman, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Workshop ini merupakan bagian dari pelaksanaan program KKN UNS Surakarta sebagaimana tertuang dalam surat nomor K.045/Pan.KKN/UNMAS/III/2025 tentang pelaksanaan kegiatan KKN di Desa Batubulan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat terkait konsep pertanian berlanjut berkelanjutan tanpa batas, yakni sistem pertanian yang tidak hanya berorientasi pada hasil panen saat ini, tetapi juga menjamin keberlanjutan sumber daya alam, kesejahteraan petani, serta ketahanan pangan bagi generasi mendatang.

Dalam paparannya, mahasiswa KKN UNS menjelaskan bahwa pertanian berkelanjutan mengedepankan beberapa konsep dasar, antara lain pelestarian lingkungan, efisiensi pemanfaatan sumber daya alam, serta keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan ekologi. Dengan prinsip tersebut, pertanian diharapkan tidak berhenti pada satu musim tanam saja, namun dapat terus berlanjut tanpa merusak alam.

Adapun prinsip utama pertanian berkelanjutan meliputi penerapan sistem ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan dan menjaga kesuburan tanah, pemanfaatan sumber daya lokal seperti bibit lokal, pupuk organik, dan kearifan lokal, efisiensi penggunaan air dan lahan melalui sistem irigasi hemat air, serta keberlanjutan sosial dengan memberdayakan petani dan masyarakat sekitar.

Lebih lanjut disampaikan pula penerapan pertanian berkelanjutan di tingkat desa, di antaranya melalui rotasi tanaman pangan dan hortikultura, pemanfaatan limbah organik menjadi kompos, pengembangan kebun desa dan taman edukasi, serta edukasi pertanian kepada generasi muda melalui kegiatan KKN dan sekolah.

Manfaat dari penerapan pertanian berkelanjutan antara lain menjaga kesuburan tanah dan kualitas lingkungan, meningkatkan hasil pertanian jangka panjang, mengurangi biaya produksi petani, mendukung ketahanan pangan desa, serta mewujudkan desa yang hijau, bersih, dan mandiri.

Kegiatan workshop ini turut dihadiri oleh Perbekel Desa Batubulan Dewa Gede Sumertha, S.H., M.H. beserta perangkat desa, Ketua LPM Desa Batubulan Wayan Metra, para Pekaseh se-Desa Batubulan, sekitar 40 orang mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret Surakarta, serta unsur terkait lainnya.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Babinsa Bersama Aparat Desa Dukung Konsep Pertanian Berkelanjutan di Sukawati

    Gianyar – Sukawati, Sabtu (31/1/2026) Sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian dan peningkatan kapasitas masyarak...