Gianyar – Payangan, Selasa (27/1/2026)
Dalam Suasana Kebersamaan dan kekompakan Warga mewarnai pelaksanaan rangkaian
Upacara Adat Pitra Yadnya yang berlangsung serentak di tiga banjar wilayah Desa
Kelusa, Kecamatan Payangan. Di tengah padatnya prosesi adat dan aktivitas
masyarakat, sinergi aparat kewilayahan hadir untuk memastikan seluruh rangkaian
kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Babinsa Desa Kelusa Koramil
1616-07/Payangan Serda I Wayan Martika bersama Bhabinkamtibmas Desa Kelusa Aiptu
I Wayan Muriana melaksanakan pemantauan serta pengamanan kegiatan Upacara Pitra
Yadnya yang dilaksanakan di Banjar Triwangsa, Banjar Peliatan, dan Banjar Ayah,
Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.
Adapun rangkaian Upacara Pitra Yadnya
tersebut meliputi:
Upacara Pelebon di Banjar Triwangsa
untuk Almarhumah Desak Ketut Mangku Beji dengan penanggung jawab Dewa Putu
Dharma, menggunakan sarana pengangkut jenazah berupa Padmasana dan Lembu Putih,
dengan lokasi setra di Banjar Triwangsa berjarak kurang lebih 600 meter dari
rumah duka.
Upacara Ngaben di Banjar Peliatan
untuk Almarhumah Ni Kadek Nita Ayurika, S.M., dengan penanggung jawab I Kadek
Agus Setiawan (suami), menggunakan sarana pengangkut jenazah berupa Joli menuju
Setra Adat Kelusa dengan jarak sekitar 1 kilometer.
Upacara Ngaben di Banjar Ayah untuk
Almarhum Wayan Biasa, dengan penanggung jawab Jero Mangku Sudi, menggunakan
sarana pengangkut jenazah berupa Joli menuju Setra Adat Kelusa dengan jarak
kurang lebih 200 meter.
Rangkaian upacara diawali dengan
pelaksanaan prosesi adat dan upakara di masing-masing rumah duka, dilanjutkan
dengan pemelaspasan sarana upacara berupa bade, lembu, dan joli. Selanjutnya,
jenazah diberangkatkan menuju setra menggunakan kendaraan roda empat yang dikawal
aparat kewilayahan serta dibantu oleh warga masyarakat.
Prosesi pemberangkatan diiringi alunan
gamelan dan gong yang menambah suasana sakral selama perjalanan melalui jalur
utama desa. Setibanya di setra masing-masing, jenazah diturunkan dari bade dan
joli untuk dilanjutkan dengan rangkaian upakara serta prosesi kremasi. Upacara
dipuput oleh Ratu Prande Istri Griya Santhi Gadungan dari Desa Bresela. Seluruh
rangkaian Upacara Pitra Yadnya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif
hingga prosesi pelarungan abu jenazah ke laut oleh masing-masing keluarga.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar