Gianyar – Tampaksiring, Senin (26/1/2026) Menindaklanjuti
laporan dari warga terkait terganggunya aliran irigasi persawahan, Babinsa Desa
Pejeng Kaja Koramil 1616-04/Tampaksiring I Gusti Made Arga bersama
Bhabinkamtibmas Desa Pejeng Kaja Aipda I Gusti Ngurah Bagus Sedemen
melaksanakan koordinasi dan pengecekan langsung ke lokasi pembangunan Resort
Atiara Hotel Ubud yang berada di wilayah Banjar Umahanyar, Desa Pejeng Kaja,
Kecamatan Tampaksiring.
Dari hasil pengecekan di lapangan diketahui bahwa aliran
Subak Pejeng Kawan mengalami penyumbatan sehingga tidak dapat mengalir secara
normal untuk mengairi sawah milik masyarakat. Penyumbatan tersebut disebabkan
oleh material tanah longsor serta adanya alat berat jenis ekskavator yang
terjatuh, sehingga menutup alur sungai subak di lokasi pembangunan.
Atas kejadian tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas
bersama personel piket fungsi Polsek Tampaksiring, yang terdiri dari Kanit
Reskrim, Kanit Intel, dan Kanit Propam, langsung mendatangi proyek pembangunan
guna melakukan koordinasi dengan pihak pengelola dan pengawas proyek.
Berdasarkan keterangan Manajer Villa Anahata, Bapak
Sudarya, permasalahan tersebut telah disampaikan kepada pengawas proyek PT.
CCYRI asal Jakarta, Ibu Tati. Dalam koordinasi tersebut, aparat menyampaikan
harapan agar aliran air Subak Pejeng Kawan dapat segera dinormalisasi pada hari
yang sama, guna mencegah timbulnya permasalahan lanjutan dengan masyarakat
maupun kelompok subak yang sangat bergantung pada aliran air tersebut untuk
pengairan sawah.
Menanggapi hal tersebut, Ibu Tati selaku pengawas proyek
PT. CCYRI menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan penanganan dan
normalisasi aliran subak secepatnya, sehingga air dapat kembali mengalir dengan
normal pada hari itu juga. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian
yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan koordinasi dari
Babinsa dan personel Polsek Tampaksiring. Kejadian ini dijadikan sebagai bahan
evaluasi agar ke depannya pihak proyek dapat lebih intens berkoordinasi dengan
aparat kewilayahan serta memperhatikan dampak lingkungan sekitar.
Melalui langkah cepat dan koordinasi yang baik antara
Babinsa, Polri, dan pihak pengelola proyek, diharapkan permasalahan tersebut
dapat segera teratasi sehingga kebutuhan air irigasi masyarakat tetap terpenuhi
dan situasi kamtibmas di wilayah Desa Pejeng Kaja tetap aman dan kondusif.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar