Gianyar – Ubud, Minggu (25/1/2026) Ribuan peserta padati
lokasi mancing air deras, Babinsa Desa Singakerta Koramil 1616-02/Ubud Kopda
Kadek Endra Wirawan bersama Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Aiptu I Made
Widastra menghadiri undangan sekaligus melaksanakan pengamanan terpadu bersama
Pecalang Desa Adat Tunon pada kegiatan lomba mancing air deras yang
diselenggarakan oleh Prajuru Desa Adat Tunon.
Adapun kegiatan lomba mancing air deras tersebut digelar
dalam rangka penggalian dana untuk mendukung pelaksanaan rangkaian upacara
keagamaan Nyanggra Karya Mupuk Pedagingan, Pududusan Agung, Ngenteg Linggih,
Menawa Ratna, Ngusaba Desa, Ngusaba Nini, serta Tawur Agung yang akan
dilaksanakan di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Tunon. Kegiatan ini diikuti oleh
sekitar 1.700 orang peserta, dengan penanggung jawab kegiatan Bendesa Adat
Tunon I Wayan Pastika, S.T.
Perlombaan berlangsung di Tukad Baler Pura Desa lan Puseh
Desa Adat Tunon, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Antusiasme
masyarakat tampak sangat tinggi, terlihat dari membludaknya peserta dan warga
yang memadati sepanjang aliran sungai sejak pagi hari.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten
Gianyar Ir. I Made Bidiasa, Perbekel Desa Singakerta I Ketut Murja, S.E.,
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Singakerta, Bendesa Adat Tunon I Wayan
Pastika, S.T., Kepala Kewilayahan Banjar Tunon I Ketut Suartana, S.Sos., para
Prajuru Desa Adat Tunon, serta ribuan peserta lomba mancing air deras.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan lomba oleh
Anggota DPRD Kabupaten Gianyar I Ketut Sudarsana, yang didampingi oleh Perbekel
Desa Singakerta dan para Kepala Kewilayahan se-Desa Singakerta. Selanjutnya
dilakukan penebaran ikan lele sesi pertama dan sesi kedua, sebelum akhirnya
acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba serta penyerahan hadiah kepada
peserta yang berhasil meraih juara.
Selama kegiatan berlangsung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas
bersinergi dengan Pecalang Desa Adat melaksanakan pengamanan dan pemantauan
guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus
memberikan rasa nyaman bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan
kebersamaan masyarakat, namun juga menjadi bentuk nyata gotong royong dan
kepedulian warga Desa Adat Tunon dalam mendukung keberlangsungan upacara adat
dan keagamaan.
(Pendim 1616/Gianyar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar